Sekilas Peperangan di Laladon Permai

379 views

 

Acara nonton bareng yang diadakan Pesantren Media di Komplek Laladon Permai ternyata tidak mendapat respon yang baik dari masyarakat sekitar.

Untuk memperingati Bulan Muharram ini, Pesantren Media mengadakan acara ‘nonton bareng film Umar bin Khattab. Hingga saat ini (30/11) sudah  21 episode film Umar ditayangkan di Laladon Permai. Film yang menceritakan mengenai kisah perjuangan Islam ini, ditayangkan sebanyak 2 episode per malam. Hingga hari kesebelas ini, penonton film Umar terbilang masih sedikit. Selebaran yang telah disebarkan kepada masyarakat Laladon Permai ternyata tidak mendapat respon yang cukup baik dari masyarakat Laladon Permai ini. Terhitung, hingga saat ini, penontonnya hanya sekitar 3 sampai 5 orang ditambah seluruh santri pesantren Media yang memang diharuskan untuk mengikuti acara nonton bareng ini.

Saat ditanya, Oyok salah satu penonton rutin acara nonton bareng ini mengatakan bahwa ia menyukai film Umar bin Khattab ini karena menceritakan kisah zaman dahulu, yaitu mengenai Nabi Muhammad dalam menyebarkan Islam dan melawan orang-orang musyrik.

Dan Jika dilihat dari segi isi dan kualitas, film Umar ini memang  sudah terbilang cukup bagus, bahkan sangat bagus. Film ini sepertinya benar-benar telah disetting untuk menggambarkan keadaan pada zaman Nabi Muhammad. Tokoh-tokoh pemeran film Umar pun terlihat sangat baik dalam memerankan tokohnya masing-masing. Dan adegan yang paling terlihat nyata sekaligus mendebarkan adalah pada saat adegan peperangan. Semuanya terlihat seperti tidak ada rekayasa, suara tebasan pedang yang terdengar nyata membuat peperangan itu seakan sedang terjadi di Laladon ini.

Pada awalnya, acara nonton bareng film Umar Bin khattab ini diadakan di lapangan Laladon Permai, di belakang Pos Satpam. Namun, lantaran akhir-akhir ini di Bogor selalu hujan, maka acara nonton bareng ini lebih sering diadakan di Masjid Nurul Iman, Komplek Laladon Permai. Dari 11 malam yang sudah dilalui, 9 diantaranya ditayangkan di Masjid Nurul Iman, dan baru 2 kali di lapangan.

Acara nonton bareng film Umar bin Khattab ini ditayangkan setiap malam kecuali malam Jum’at ba’da sholat Isya di lapangan atau pun di Masjid Nurul Iman jika hujan. Seperti yang sudah disebutkan di depan tadi, setiap malamnya ditayangkan sebanyak 2 episode. Adapun hidangan yang disediakan dari pihak pesantren Media adalah bandrek susu, minuman hangat yang terbuat dari jahe kemudian ditambah susu.

Untuk lebih memeriahkan dan menambah semangat para penonton, Ustad Umar selaku direktur Pesantren Media sekaligus penggagas acara nonton bareng ini, mengadakan quiz berhadiah untuk para penonton. Quiz yang berisi mengenai pertanyaan seputar film Umar ini diadakan setelah usai 2 episode film Umar. Setiap malamnya, ada 5 pemenang yang berhak mendaptkan hadiah. Hadiah yang diberikan oleh para pemenang memanglah tidak besar, namun sudah cukup untuk membuat para penonton berlomba-lomba menjawab pertanyaan dari Ustad Umar ini. Hadiah yang diperebutkan adalah satu bungkus beng-beng/tango untuk setiap pemenang.

Pada dasarnya, acara nonton bareng ini diadakan agar masyarakat sekitar dapat mengetahui bagaimana perjuangan penyebaran Islam pada zaman Nabi Muhammad, sekaligus sebagai pelajaran siroh nabawi bagi Santri Pesantren Media. Namun sayanganya, antusiasme warga Komplek Laladon Permai ini sangatlah kurang. Jumlah penonton yang selalu sedikit setiap malam sudah menggambarkan bagaimana kurangnya antusias warga Laladon Permai ini.

[Ahmad Khoirul Anam, @anam027, santri kelas pertama jenjang SMA di Pesantren Media]

Catatan: tulisan ini adalah sebagai tugas menulis reportase kelas menulis kreatif.

laladon nobar umar

Penulis: 
author
Farid Abdurrahman, santri angkatan ke-1 jenjang SMA (2011) | Blog pribadi: http://faridmedia.blogspot.com | Alumni Pesantren MEDIA, asal Sumenep, Jawa Timur

Posting Terkait