108 total views,  5 views today

Belajar itu membutuhkan waktu, pikiran, tenaga, guru, dan dana. Itu sebabnya, memang hanya orang-orang tertentu saja yang bisa berhasil melewati masa pembelajaran dengan benar dan baik lalu mendapat hasil memuaskan.

Dalam Kitab Diwan al-Imam asy-Syafi’i, beliau Imam Syafi’i rahimahullah memberikan motivasi berharga bagi para penuntut ilmu, “Wahai saudaraku, ilmu tidak akan diraih kecuali dengan enam syarat dan akan aku ceritakan perinciannya di bawah ini:

Cerdik, perhatian tinggi, sungguh-sungguh, bekal, dengan bimbingan guru dan panjangnya masa.

Saya tulis dengan huruf tebal dan miring. Semoga menjadi pesan penguat atau sebagai penekanan. Para santri di mana pun, termasuk di Pesantren Media, mestinya sudah menyadari bahwa mencari ilmu itu melelahkan. Namun, bukan berarti harus menyerah, Tidak. Lelah akan menjadi nikmat jika kita ikhlas karena Allah. Selain itu, berbahagialah karena berlelah-lelah dan bahkan berpayah-payah dalam mencari ilmu adalah bagian dari perjuangan dan ibadah.

Di Pesantren Media, dalam hal pelajaran tidaklah terlalu disibukkan dengan materi yang tidak diperlukan. Ya, kami fokus pada pembelajaran tsaqafah Islam seperti akidah, sirah, bahasa Arab, nafsiyah, fikih, adab, tata pergaulan pria-wanita (termasuk tahsin dan Tahfidz al-Quran) dan penguasaan teknik media seperti menulis dasar, jurnalistik, skenario, copywriting, desain grafis, fotografi, videografi, public speaking, website praktis, pemrograman radio, editing audio, editing video, manajemen produksi, olah vokal dan instrumen musik. Khusus untuk jenjang SMP, fokus pada Tahfidz al-Quran, adab, dan kemandirian. Pelajaran teknik media baru dipelajari di kelas 8, itu pun hanya menulis, fotografi dan desain grafis.

Materi pelajaran umum baru diberikan di kelas 3 (kelas 9 atau kelas 12) untuk persiapan Ujian Nasional. Kami bekerjasama dengan PKBM dan Sekolah Terbuka untuk pembelajarannya.

Meski demikian, bisa jadi tetap saja ada santri yang merasa lelah dalam belajar. Banyaknya tugas menambah mereka yang tak siap belajar jadi beban hidup tersendiri. Namun, yakinlah bahwa lelah dalam belajar akan mengantarkan kepada kemuliaan. Insya Allah.

Seluruh santri Pesantren Media diberikan tugas pekanan atau mingguan berupa tugas membuat desain grafis (hari Rabu), tugas menulis (hari Kamis), dan tugas fotografi (hari Jumat). Tugas hari Jumat terkait fotografi memang ada maksudnya, yakni bertepatan dengan hari libur santri tiap pekan dan di hari itu santri dibolehkan menggunakan ponsel. Jadi, bagi santri yang tidak memiliki kamera bisa berkarya untuk memotret obyek fotografi yang sudah ditentukan temanya saat briefing di hari Senin.

Tugas bulanan ada juga. Dibuat secara berkelompok. Sesuai jenjang: SMP dan SMA. Apa tugas bulanan tersebut? Membuat video berupa dokumenter atau fiksi. Ditayangkan di akhir bulan di hadapan para santri lainnya dan guru. Bagi santri yang sangat berminat dalam materi videografi, kami sudah membolehkan mereka berkarya dalam komunitas yang mereka siapkan. Pada tulisan ke-27 sudah dibahas: Proyek “Santri Gaul”. Nah, itulah karya mereka.

Oya, lelahnya mencari ilmu (khususnya ilmu agama Islam), banyaknya tugas sebagai bagian dari pendukung untuk memantapkan ilmu yang didapat, insya Allah akan berbuah kebaikan. Namun, tetap pelihara diri dari maksiat. Sebab, jika maksiat maka keberkahan ilmu akan hilang dan tentu saja rugi banyak atas waktu yang sudah digunakan. Ilmu jadi tidak bermanfaat baginya.

Ada baiknya kita merenungkan pesan Imam Syafi’i rahimahullah, “Barangsiapa mendalami ilmu agama (Islam) , mulialah kedudukannya. Barangsiapa yang belajar al-Quran, besarlah harga dirinya. Barangsiapa mendalami ilmu fiqih, kuatlah kesehariannya. Barangsiapa menulis hadist, kuatlah hujjahnya. Barangsiapa yang belajar ilmu hisab (hitungan) sehatlah pikirannya. Barangsiapa belajar bahasa Arab, haluslah tabiatnya, dan barangsiapa tidak menjaga dirinya dari dosa dan kemaksiatan, tidaklah bermanfaat ilmu baginya.”

Semoga kita semua tetap semangat mencari ilmu, luruskan niatnya karena ingin mendapat keridhoan Allah Ta’ala, dan mencarinya dengan jalan kebaikan. Lelah pasti ada, tetapi jangan menyerah. Semangat!

Salam,

O. Solihin

Mudir Pesantren Media

By osolihin

O. Solihin adalah Guru Mapel Menulis Dasar, Pengenalan Blog dan Website, Penulisan Skenario, serta Problem Anak Muda di Pesantren Media | Menulis beberapa buku remaja | Narasumber Program Voice of Islam | Blog pribadi: www.osolihin.net | Twitter: @osolihin | Instagram: @osolihin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *