Dasar-Dasar Menulis Fiksi

438 views

Sepatu

Setiap hari, Aku suka sekali membantu orang. Orang sedang kesusahan dan kesulitan Aku bantu hingga selesai. Orang tua sangat senang mempunyai seorang anak yang suka membantu orang. suatu hari  orang tuaku membelikan sepatu jet koster untukku. Aku sangat senang dibelikan Sepatu itu.

Pohon

Pada suatu hari, Aku berjalan-jalan ditaman. Disekitar rumah, ditaman Aku menemukan sebuah pohon yang kecil, seukuran dengan tubuhku. Pohon itu Aku siram dengan air setiap pagi sebelum berangkat sekolah. Pohon itu bagaikan sahabatku yang selalu dekat dengan ku. Tapi suatu saat, pohon itu menghilang. Entah kemana meninggalkan ku sendirian disini.

Matahari

Semua orang pasti memerlukan matahari untuk beraktivitas. Matahari juga sumber kehidupan manusia. Banyangkan jika sehari saja matahari tidak ada. Mungkin dunia ini akan gelap. Seperti di kuburan dan dalam neraka. Semua tentram.

Rumah tua

Pada suatu hari, Aku dan orang tuaku berkunjung ke rumah nenek yang berada di bandung. Di perjalanan menuju rumah nenek Aku melihat banyak pohon-pohon hijau. Aku tambah semangat untuk berkunjung ke rumah nenek. Tapi kenyataannya rumah nenekku. Kayunya rapuh dan keropos, semua terlihat seperti rumah tua yang tidak ada penguninya. Aku berfikir dimana nenekku dimana…dimana….dimana… lalu Aku terbangun dari tidurku, Alhamdulilah itu cuman mimpi.

Hujan

Suatu hari, di hari yang cerah tiba-tiba mendung. Itu tandanya akan turun hujan. Di saat  orang sedang beraktivitas hujan melanda. Orang-orang pada kucar-kacir mencari tempat teduh. Di samping itu hujan membaca hembusan angina yang kencang merobohkan tenda-tenda yang ada di pinggir jalan. Dan juga petir. Petir menghanguskan kota.

[M. Qois Abdul Qowiy, santri jenjang SMP, Pesantren Media]

cerita fiksi rangkaian kata

Penulis: 
author
Farid Abdurrahman, santri angkatan ke-1 jenjang SMA (2011) | Blog pribadi: http://faridmedia.blogspot.com | Alumni Pesantren MEDIA, asal Sumenep, Jawa Timur

Posting Terkait

Tinggalkan pesan