317 total views,  1 views today

4c535415e9e6d5304cc97c8cd5262ab37f85bbdcf3fe1d80c3c9ef860686df5e (1)

Masa remaja adalah masa yang paling rentan terhadap pengaruh-pengaruh yang datang dari luar. Bisa dikatakan remaja adalah masa-masa labil, dimana mereka belum bisa memilih yang mana jalan yang harus mereka pilih.

Sejalan dengan itu semua, kehidupan kita selalu lekat dengan perkembangan teknologi, apalagi dikalangan remaja, yang sangat berpengaruh sekali dengan kemajuan teknologi saat ini. Jejaring sosial adalah salah satu teknologi yang sangat besar pengaruhnya di kalangan remaja saat ini. Bahkan jejaring sosial saat ini sudah semakin berkembang pesat, antara lain, facebook, twitter, friendstar, my space dan masih banyak lagi.

Jejaring sosial merupakan sebuah web berbasis pelayanan yang memungkinkan penggunanya untuk membuat profil, melihat list pengguna yang tersedia, serta mengundang atau menerima teman untuk bergabung dalam situs tersebut.Tampilan dasar situs jejaring sosial ini menampilkan halaman profil pengguna, yang di dalamnya terdiri dari identitas diri dan foto pengguna. Dan jelas, kalangan remaja lah yang selalu pertama kali mengenal dan berlomba-lomba membuat akun di jejaring sosial ini.

Keberadaan jejaring sosial yang semakin mewabbah di kalangan remaja ini membuat banyak dari kalangan remaja yang menganggap bahwa kepemilikan akun jejaring sosial adalah hal yang wajib hukumnya, yang harus mereka miliki. Bagi mereka jejaring sosial ini seakan lebih penting dari sepiring nasi.  Padahal pada faktanya jejaring sosial hanya menyebakan banyak masalah dan banyak menimbulkan dampak negatif. Dampak negatif yang dapat ditimbulkan jejaring sosial antara lain adalah.

  • Bikin kecanduan

Tak hanya narkoba yang dapat menyebabkan kecanduan, jejaring sosial juga ternyata dapat menyebabkan remaja kecanduan. Awlanya tidak memiliki akun di jejaring sosial, setelah mencoba ikut-ikutan teman dan membuat akun di jejaring sosial, pasti ia akan kecanduan dan akan senantiasa memikirkan jejaring sosial tersebut. kemudian saat bangun tidur, maka yang akan dipikirkan dan dilakukan pertama kali adalah membuka handphone untuk sekedar mengecek notifikasi facebook atau twitter.  Wah betapa hebatnya peran jejaring sosial dalam mengendalikan remaja.

 

  • Mengurangi waktu produktif

Jika sudah keasyikan membuka jejaring sosial, maka seseorang  akan betah berlama-lama bahkan hingga berjam-jam di depan layar monitor atau pun layar handphone, nah kalau sudah demikian seseorang itu pasti tidak sadar betapa banyaknya waktu yang ia buang hanya sekdedar untuk mengurus akun jejaring sosial nya yang tidak ada gunanya, akibatnya waktu yang biasa digunakan untuk kegiatan yang lebih produktif menjadi berkurang atau malah nggak jadi ngerjain sesuatu karena keasyikan menggunakan jejaring sosial.

 

  • Menambah beban pengeluaran

Keberadaan jejaring sosial yang membuat remaja menganggap kepemlikan akun jejaring sosial itu adalah suatu hal yang wajib, memaksa remaja zaman sekarang ini harus memiliki media yang dapat mereka pergunakan untuk mengakses situs jejaring sosial tersebut seperti komputer atau handphone, sehingga untuk mendapatkan itu semua, seseorang tersebut harus merogoh kantong lebih dalam untuk mendapatkannya, dan itu pun belum cukup untuk dapat megakses situs jejaring sosial, ia masih harus mengeluarkan uang yang lebih banyak untuk membeli pulsa sebagai sarana internet. Adapun cara lain adalah dengan pergi ke warnet, tapi untuk ke warnet, sesorang itu juga harus  mengeluarkan uang, sehingga tanpa terasa sudah banyak uang yang ia keluarkan untuk hal yang sia-sia.

 

  • Mengurangi konsentrasi belajar

Seorang pelajar yang sudah kecanduan berat dengan jejaring sosial, ia pasti akan banyak mengeluhkan kegiatan-kegiatan di sekolahnya. Ia tetap pergi sekolah, namun pikirannya melayang ke jejaring sosial. Guru yang berbicara di depan tidak dihiraukan karena pikirannya telah dipenuhi jejaring sosial. Bahkan banyak juga siswa siswa yang bolos untuk pergi ke warnet. Sehingga secara sadar maupun tidak sadar keberadaan jejaring sosial bisa mengaburkan konsentrasi belajar.

 

  • Mengancam keamanan diri

Di telivisi sering sekali terdengar kasus penipuan yang asal mulanya dari jejaring sosial, bahkan tak hanya penipuan, jejaring sosial juga dapat menyebabkan bayak hal kriminal seperti kemalingan hingga pembunuhan. Oleh karena itu, jangan pernah sekali-kali anda terlalu memaparkan identitas diri, apalagi itu merupakan hal pribadi yang seharusnya tidak diketahui orang. Kalau perlu jangan menuliskan alamat rumah secara detail, karena bisa jadi ada perampok yang sudah siap menyergap rumah anda.

 

  • Mengancam kesehatan

Seperti yang sudah disebutkan di depan, asyiknya bermain jejaring sosial menyebabkan seseorang lupa dengan waktu, sehingga ia dapat menghabiskan berjam-jam waktu nya hanya untuk mengurus hal yang tidak berguna tersebut. Lalu apakah hal tersebut dapat mengganggu kesehatan? Tentu saja bisa. Seseorang yang sudah kecanduan jejaring sosial otomatis ia akan lebih sering menghabiskan wktunya di depan layar monitor atau handphone, sehingga waktu makannya biasanya akan tertunda bahkan bisa jadi ia lebih memilih bermain jejaring sosial dibandingkan dengan makan, sehingga dalam hal ini jejaring sosial dapat menyebabkan penyakit mag. Ada pula orang yang kuat bergadang semalaman hanya untuk bermain jejaring sosial, dan hal tersebut sangat mengganggu kesehatan.

 

  • Merenggangkan hubungan sesama

Banyak yang berpendapat bahwa jejaring sosial dapat mempererat hubungan sesama, pendapat tersebut memang benar, namun sejalan dengan itu, ternyata jejaring sosial juga dapat merenggangkan hubungan sesama. Mengapa demikian? Karena seseorang yang memiliki akun jejaring sosial biasanya memiliki banyak teman melalui dunia maya, namun karena itu pula lah, seseorang tersebut akan merasa bahwa temannya hanya ada di dunia maya, ia merasa teman dunia maya lebih penting dari teman di sebelah rumhnya, ia akan menganggap teman sebelah rumahnya sudah tidak penting lagi. Ia lebih mengurus teman dunia maya nya sehingga dapat melupakan teman lama.

Itu tadi adalah beberapa dampak negatif yang ditimbulkan jejaring sosial, sebenarnya masih banyak lagi dampak negtif yang dapat ditumbulkan jejaring sosial ini.

Tapi sebenarnya tak sepenuhnya jejaring sosial itu berdampak negatif, ada beberapa manfaat yang dapat kita ambil dalam menggunakan jejaring sosial ini, dan seharusnya kita menggunakan jejaring sosial ini untuk mengambil manfaat-manfaat tersebut, bukan malah mencari banyak kerugian dengan tidak menghiraukan dampak buruk yang akan terjadi nantinya. Damapk positif yang dapat ditimbulkan jejaring sosial antara lain adalah

  • Memperluas jaringan pertemanan

Jejaring sosial memang dapat memperluas pertemanan, kita dapat berhubungan dengan seseorang tanpa langsung bertatap muka dengannya, sekali pun orang yang tidak kita kenal. Kita dapat berbincang-bincang dan bertukar pikiran dengan orang yang tak kita kenal sebelumnya. Itulah keuntungan jejaring sosial yang patut kita ikuti, dengan catatan, jangan melupakan teman lama.

 

  • Sebagai media dalam bisnis

Selain untuk memperluas pertemanan, jejaring sosial juga dapat digunakan untuk media dalam bisnis. Oleh karena itu, sering sekali terlihat ada sebuah iklan di jejaring sosial yang menawarkan barang-barang maupun jasa. Dan memang seharunya kita menggunakan jejaring sosial tersebut dalam hal-hal yang berguna tersebut, karena dengan jejaring sosial, informasi akan sangat cepat menyebar.

 

  • Untuk memperoleh atau menyebarkan informasi

Jika saya membuka jejaring sosial, biasanya ada saja salah satu teman yang menyebarkan informasi, ada yang penting, dan ada pula yang tidak penting. Contohnya informasi mengenai berita yang sedang hangat, mengenai foto-foto yang lucu hingga yang unik, mengenai keadaan suatau tempat, dan banyak lagi. Dan perlu dicatat, bahwa informasi yang akan kita sebar tersebut, harus dipertimbangkan terlebih dahulu, apakah itu pantas disebar ataukah tidak, dan yang lebih penting lagi, informasi itu harus baik.

 

  • Mengembangkan keterampilan dan sosial

Anak dan remaja yang menggunakan jejaring sosial biasanya secara perlahan keteramilan teknis dan sosialnya akan berkembang. Mengkikuti perkembangan zaman yang semakin canggih, mereka akan belajar bagimana cara beradaptasi, bersosialisasi dengan publik, dan mengelola jaringan pertemanan.

 

Itu lah beberapa hal mengenai remaja dan jejaring sosial, semoga kalian semua dapat memahami apa saja dampak yang ditimbulkan dari jejaring sosial tersebut. Saya berharap kalian dapat menggunakan jejaring sosial tersebut dalam hal positif, jangan biarkan generasi muda kita rusak. Semoga sedikit informasi tadi dapat menginspirasi kalian, terutama kaum remaja.

[Ahmad Khoirul Anam, santri angkatan ke-2 jenjang SMA, Pesantren Media]

Catatan: tulisan ini sebagai tugas menulis di Kelas Menulis Kreatif, Pesantren Media

By Farid Ab

Farid Abdurrahman, santri angkatan ke-1 jenjang SMA (2011) | Blog pribadi: http://faridmedia.blogspot.com | Alumni Pesantren MEDIA, asal Sumenep, Jawa Timur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *