84 total views,  1 views today

Judul: Para Pembasmi Sampah

Lokasi: Jl. Ir. H. Juanda, Bogor, Jawa Barat

Tanggal Pengambilan: 29 November 2013

Pukul: 09:42:27 WIB

C360_2013-11-29-09-42-27-6217

Sekapur Sirih:

Don’t judge a book by its cover. Jangan nilai buku hanya dari sampulnya saja. Mungkin ungkapan ini sudah tak asing lagi bagi sebagian besar orang. Maksudnya adalah jangan nilai sebuah buku dari tampilan luarnya saja, melainkan juga dari isinya. Bermanfaat atau merugikan, membangun atau merusak, kita baru tahu ketika sudah membaca dan memahami isinya.

Urusan nilai menilai ini ternyata tidak hanya berlaku pada buku. Ia bisa juga terjadi pada hal-hal lain termasuk dalam foto yang saya ambil di atas. Pekerjaan memungut dan mengangkut sampah, jika dilihat sekilas, ia hanyalah pekerjaan rendahan yang sepertinya memang pantas untuk dipandang sebelah mata dan dijauhi. Kumuh dan kotor. Seolah mereka yang ada di sana memang berkawan dekat dengan kuman-kuman sampah.

Namun jangan salah. Jika kita mau berhenti sejenak, melihat mereka dengan tidak hanya menggunakan dua mata yang ada di kepala, kita akan mendapati sesuatu yang luar biasa terkait keberadaan mereka. Bayangkan jika di seluruh dunia ini sudah tak ada lagi yang mau memungut sampah karena dianggap pekerjaan rendahan, akan seperti apa rupa dunia ini?

Maka berhentilah menilai manusia hanya dari ‘casingnya’ belaka. Boleh jadi seseorang berpakaian rapi, berdasi dengan sepatu mengkilat, padahal pekerjaannya adalah menambah panjang deretan kasus korupsi di negeri ini. Boleh jadi seseorang ke mana-mana memakai peci, baju koko, berjenggot lebat, padahal pekerjaannya adalah menjual ayat-ayat Allah. Naudzubillah.

Namun boleh jadi seseorang memakai pakaian kumal dan kotor, padahal ia begitu peduli dan ikhlas membersihkan gunungan sampah kota. Boleh jadi seseorang ke mana-mana tidak memakai peci, baju koko, serta miskin, padahal kedudukannya di sisi Allah begitu tinggi karena taqwanya.

[Farid Abdurrahman, santri jenjang SMA, Pesantren Media]

By Farid Ab

Farid Abdurrahman, santri angkatan ke-1 jenjang SMA (2011) | Blog pribadi: http://faridmedia.blogspot.com | Alumni Pesantren MEDIA, asal Sumenep, Jawa Timur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *