39 total views,  3 views today

Sebenarnya kalo membahas tentang tahfidz saya sendiri kadang-kadang ada aja rasa malas ketika tahfidz. Kadang gak mood, kadang ngantuk ya macam-macam lah rasa malasnya.

Tapi saya bersyukur semenjak saya sekolah di sini, setidaknya sudah pernah hafal 7 juz Al-Qur’an juz 30-24 itu pun nggak semuanya hafal, Cuma surat-surat pilihan aja yang saya hafal, soalnya surat-surat yang lain jarang di murajaah , jadi pas mau menjahit hafalan yang udah lama gak di murajaan, itu rasanya kayak menghafal baru lagi. Tapi ya tentu agak sedikit lebih gampangan, ya masih nyangkut dikit lah di otak, di banding menghafal surat yang belum pernah di hafal sama sekali.

Dan juz yang paling lama saya  hafal adalah juz 27 kira-kira hampir satu tahun baru khatam juz 27..pas itu emang saya kalo gak salah masih kls 1 Smp, trus bacaannya juga masih abal-abal, contohnya panjang pendeknya gak benar yang panjang di pendekin yang pendek di panjangin. Trus juga tajwidnya banyak yang salah, ya pokoknya banyaklah kesalahannya, dan itu alasannya mengapa saya menetap di juz 27. [Hayatun Nufus, kelas 11]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *