Loading

Banyak umat islam di belahan dunia ini hafal 30 juz. Lalu, mengapa kita tidak bisa? Mengapa kita merasa sangat sulit dalam menghafal al-qur’an? Padahal Allah telah memudahkan hambaNya dalam memperlajari al-qur’an. Di bawah ini sedikit cara-cara mudah dalam menghafal al-qur’an. Semoga bermanfaat.

  1. Meluruskan Niat dan Berdoa

Menghafal al-qur’an bukanlah untuk mendapatkan pujian dari orang. Namun semata-mata hanya mengharap ridho dari Allah swt. Niat dalam menghafal al-qur’an hanya karena Allah juga dapat mempermudah dan menjaga hafalan. Untuk membuat niat lurus, maka mulailah hafalan dengan berdoa. Meluruskan niat dan berdoa dapat mempermudah anda dalam menghafal al-qur’an.

  1. Baca Berulang-Ulang

Mungkin cara ini sudah banyak dilakukan orang-orang. Dan memang benar bahwa cara ini sangat manjur. Memulai membaca al-qur’an berkali-kali minimal 7 kali akan membuat anda secara tidak langsung menghafalnya. Semakin sering anda membacanya maka semakin cepat anda mengingatnya. Tapi tidak semua orang berhasil menggunakan cara ini, karena memang cara menghafal orang berbeda-beda.

  1. Mencari Guru Tahfidz

Menghafal al-qur’an tidak hanya semata-mata menghafalnya saja. Namun kita juga harus memperhatikan tajwid dan hukum-hukum dalam membaca al-qur’an. Sebagai calon pengahafal al-qur’an kita juga harus fasih dalam membaca al-qur’an. Hukum tajwid sangatlah penting, apabila kita salah dalam membaca al-qur’an maka itu akan mengubah arti dari ayat tersebut.

  1. Pasang Target Menghafal

Di tengah-tengah menghafal, biasanya kita akan mengalami kendala seperti susah masuk ke otak atau hafalan yang sudah dihafal lupa lagi. Untuk menghilangkan kendala-kendala itu kita harus memasang target. Target yang dimaksud adalah target menghafal dan muroja’ah. Sesekali kita juga harus memuroja’ah hafalan yang lama agar tidak mudah lupa. Dan juga kita juga harus bisa membagi waktu antara urusan dunia dan menghafal al-qur’an. Di sela-sela rutinitas yang padat kita juga harus menyempatkan waktu untuk menghafal atau membaca al-qur’an.

  1. Mendengar Murotal

Di sela-sela rutinitas, kita bisa sambil mendengar murotal dari handphone atau yang lainnya. Mendengar murotal secara tidak langsung kita mengikutinya dan menghafalnya. Dan yang paling penting dengarkanlah murotal dari syeikh-syeikh tertentu yang lantunan dan bacaannya bagus.

  1. Menggunakan Satu Jenis Mushaf Al-Qur’an

Usahakan menggunakan satu jenis mushaf al-qur’an, jangan berpindah dari satu jenis mushaf ke mushaf yang lain. Karena setiap jenis mushaf al-qur’an memiliki posisi ayat yang berbeda-beda, kalau kita berganti-ganti mushaf maka mata kita akan ikut menghafal apa yang kita lihat sehingga itu akan mengaburkan hafalan kita.

 

Ingatlah! Kunci dalam menghafal al-qur’an adalah jangan pernah berputus asa. Karena jika kita tidak mampu menghafal 1 halaman yang akan kita hafal hari ini, inshaAllah besok kita mampu menghafalnya. Jika besok kita masih tidak mampu menghafalnya, maka lusa kita akan mampu menghafalnya. Dan menghafal al-qur’an tidaklah harus di pondok tahfidz, di rumah pun bisa asal istoqomah.

 

Zuyyina Hasanah (Santri akhwat kelas 1 SMA Pesantren Media)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *