Loading

qais10Di Sore hari yang tidak mendukung ini. Saya berangkat ke Gunung Sumbing bersama Kak musa berserta adik-adiknya. Jumlah kita 5 orang. pukul 17:30 otw dari rumah kak musa menuju Basecamp Sumbing via Garung. Basecamp sumbing terletak di antara Temanggung dan Wonosobo. jaraknya lumayan jauh.

60 menit berlalu, 3 motor berhenti di suatu rumah kakaknya kak Musa. Di sana kita istirahat sebentar dan menunggu waktu sholat isya tiba. Sambil nunggu mereka ngobrol dengan bahasa jawa, bahasa yang tidak saya mengerti. Mendengarkan seperti orang bodoh hahaha…

Suara adzan terdengar kecil, karena rumah tersebut jauh dengan masjid. Adzan berakhir kamipun lekas mengambil air wudhu dan Sholat berjamaah. Setelah Sholat kami di suguhkan makanan berat yang In Sya Allah cukup sampe puncak Buntu Gunung Sumbing.

20:00 teng! kita lanjut perjalanan menuju basecamp Sumbing. Di perjalanan saya hanya melihat kiri dan kanan, melihat pemandangan cahaya lampu rumah warga.

Setelah lama perjalanan akhirnya kamipun tiba di basecamp Sumbing. setelah lapor ke petugas di basecamp dan persiapan akhirnya jam 21:00 kita berangkat menuju puncak.

***

1 jam sebelum puncak kita ngecamp di salah satu tempat di watu kotak. istirahat sejenak menghilangkan lelah dan akhirnya pun kami tertidur pulas hingga bangun jam 05:00 pagi. bangun dari tempat tidur untuk mengambil air wudhu. Ternyata airnya seperti ice yang di pendem di kutub selama 30 tahun tanpa terkena sinar matahari. Dan akhirnya kita bertanyamum untuk melaksanakan sholat subuh berjamaah sambil menggigil.

06:30 kita berada dipuncak menikmati pagi hari yang cerah namun terasa dingin.

07:00 kita turun ke camp. Makan-makan dan mengobrol.

09:00 kita mengangkat kaki dari camp menuju basecamp sumbing.

12:00 saya dan kak musa  di kebun pertanian km 2. Di Tinggal jauh oleh 3 orang. kita sudah gempor, sudah tidak kuat lagi. hingga akhirnya Mahdi adik kak musa  membawa motor menjemput kaki-kaki kita yang sudah tak berdaya. dan akhirnya sampe di basecamp sumbing dan istirahat disana.

Sumbing Mountain 3.371 mdpl.

By Muhammad Qais

M Qais Abdul Qowiy, santri angkatan ke-2 jenjang SMP dan angkatan ke-6 jenjang SMA | Asal Bogor, Jawa Barat | Facebook : Muhammad Qais | Instagram : @mhmmdqais

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *