Subhanallah, Ciptaan Allah Sangat Luar Biasa

1178 views

Selama ini Aku belum pernah ke suatu tempat yang sangat indah.  Hingga akhirnya pada 18/April/2014, Aku berada di suatu tempat yang sangat tinggi dan dingin. Di suatu tempat banyak pohon-pohon rindang besar,  jalan yang kulihat naik turun. Akhirnya Aku sampai di gerbang masuk. Aku berjalan masuk melewati pintu gerbang yang bertulis ‘Selamat Datang di Objek Wisata Curug Cigamea’.

Aku menuruni menaiki setiap anak tangga hingga 1,5 km. saat Aku menuruni dan menaiki anak tangga tersebut rasanya Aku pulang kembali. Tapi disaat sudah mendekati air terjun Aku berkena percikan air yang mengenai tubuhku. Akhirnya Aku tiba di air terjun itu Aku langsung berteriak ‘subhanallah’. Aku mengangkat kedua tanganku ke atas. Aku merasakan kesegaran. Semua masalahku mereda bahkan hilang. Inilah tempat yang belum pernah Aku kunjungi.

Sesampai disana  Aku menganti baju lalu Aku mendekati air terjun itu.

Setelah Aku mengganti baju Aku berjalan menuju air terjun itu. Melewati batu-batu yang sangat besar. Aku masukan kaki kananku ke dalam air itu, lalu kaki kiriku mengikuti langkah kaki kananku. Baru saja Aku masukan kakiku ke dalam Air itu, Membuatku ke dinginan. Aku memasakan badanku masuk ke dalam air itu. Ternyata enak sekali segar. Kalian mau tahu tidak foto-foto yangku dapat di air terjun.

Kerenkan foto-fotonya, setelah beberapa menit kemudian. Aku menggigil kedinginan, Aku langsung saja bergegas menuju warung. Aku membeli Mie rebus, karena Mei rebus bisa menghangatkan badanku yang kedinginan. Mie rebus sudah habis waktunya Aku membilas badanku dengan Air dan sabun. Aku masuk ke dalam kamar mandi umum yang berada tidak jauh dari warung. Aku mandi dengan menggosok sabun. Beberapa menit kemudian Aku selesai mandi. Dan membayar uang mandi.

Aku berjalan pulang mendaki bukit dengan air hujan yang turun dari atas awan. Perjalanku menjadi terganggu akibat hujan semakin deras. Setelah hujan mereda Aku berlari ke mobil yang berada di parkiran. Aku pulang dengan pengalaman luar biasa.

[M. Qois Abdul Qowiy, santri jenjang SMP, Pesantren Media]

cigamea curug qois

Penulis: 
author
Farid Abdurrahman, santri angkatan ke-1 jenjang SMA (2011) | Blog pribadi: http://faridmedia.blogspot.com | Alumni Pesantren MEDIA, asal Sumenep, Jawa Timur

Posting Terkait