Loading

Malam ini begitu bising disekitaran rumah, semua pada menyambut datangnya tahun baru dengan berbagai macam perayaan. Suara bising kendaran berlalu lalang melintasi jalan tak ada hentinya dan warga-warga disibukkan dengan kegiatan yang tak ada manfaatnya,  seperti pergi dari rumah dengan mengendarai motor, mobil, dan sejenisnya. Hanya untuk membeli petasan, nonton konser, buat acara, dan berbagai macam kegitan yang lain, mereka melakukan semua itu demi merayakan tahun baru.

Justru masyarakat muslimlah yang begitu antusias untuk merayakan momen tahun baru ini, padahal sudah jelas-jelas seorang muslim dilarang untuk ikut merayakan momen tahun baru dan sangat jelas juga bahwa hukumnya haram, tapi mengapa masyarakat masih begitu antusias mau merayakannya, apakah ini karena masyarakatnya yang belum mengetahui, ataukah himbauan dari kepala negaranya yang kurang memperhatikan tentang boleh atau tidaknya seorang muslim untuk ikut merayakan momen tahun baru? Padahal  sangat disayangkan jika seorang muslim ikut-ikutan merayakan tahun baru.

Tapi enggak heran juga sih, kalau masyarakatnya banyak yang ikut-ikutan merayakan tahun baru. Orang kepala negaranya dan para pengurus negara yang mencontohkannya dengan membuat acara besar-besaran, itukan sama saja dengan mendungkung warganya untuk ikut serta merayakan tahun baru itu sendiri.

Padahal dengan adanya perayaan tahun baru ini banyak merugikan diri sendiri, seperti menghabiskan uang hanya untuk membeli barang yang tidak berguna salah satunya dengan membeli  petasan dan yang lain-lain, belum lagi yang ikut-ikutan konvoi keliling sepanjang jalanan dengan kebut-kebutan, jika terjadi kecelakan siapa rugi? Kita sendirikan yang merasakan sakit, mana lagi harus membayar biaya pengobatan dll.

Sebenarnya tahun baru itu tak perlu dirayakan, dengan membuat acara-acara dan semacamnya. Pada saat tahun baru yang perlu kita lakukan hanyalah intropeksi diri, apakah di tahun 2013 ini kita sudah banyak melakukan hal-hal yang bermanfaat dan telah melakukan hal-hal yang diprintahkan oleh Allah swt, serta menjahui larangannya. Jika sudah dilakukan maka perbanyaklah berbuat amal kebaikan dan jika belum, berjanjilah bahwa di tahun 2014 ini akan berubah menjadi yang lebih baik. Dan tentunya melaksanakan apa yang diprintahkan oleh Allah swt, dan menjauhi segala larangannya, serta berjanji tidak akan mengulanggi kesalahan di masa lalu.

(Karya Mila Astuti, santi kelas 1 SMA angkatan ke 3)

By Siti Muhaira

Santriwati Pesantren Media, angkatan kedua jenjang SMA. Blog : http://santrilucu.wordpress.com/ Twitter : @az_muhaira email : iraazzahra28@ymail.com Facebook : Muhaira az-Zahra. Lahir di Bogor pada bulan Muharram.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *