My Broter Story

285 views

MY BROTHER IS BACK FROM DJOGJA

 

Muhammad Qais Abdul Qowiy kakak saya anak yang pertama aku anak yang ke-2 dan masih ada 3 lagi adik saya dan saya mempunyai 5 bersaudara. Sebelum kakakku pergi ke Djogja dan sebelum keluargaku  pindah ke parung, aku terkadang suka bermain dengan kakakku dia suka bercanda tawa denganku.

Saat itu kakakku kelas 3 smp dan sudah lulus dari pesantren media. Dan saat kakakku masih di pesantren media aku sangat rindu kepadanya walau pesantren itu tidak jauh dari rumah jadi terkadang aku juga menengok kakakku.  Dan saat kakakku pulang Saat itu bulan puasa aku dan kakakku shalat tarawih di masjid bersama, saat 10 hari sebelum lebaran aku dan kakakku melakukan itikaf di masjid bersama temanku.

Saat hari lebaran tiba aku dan keluargaku shalat bersama di masjid  setelah selesai shalat aku dan keluargaku bersilatuhrami dengan tetangga dan setelah bersilatuhrami aku dan keluarga bersilahturahmi ke saudara disana kita mengobrol dan bercanda setelah itu aku dan keluarga pulang ke rumah dan sampai dirumah aku bermain ke rumah temanku saat aku pulang abiku mengajak untuk pergi dan bersilaturahmi ke kampung halamannya dan semua merasa senang karena akan bertemu saudara yang ada di Kuningan dan bertemu dengan nenekku ibu dari abiku.

Saat disana aku dan kakakku masih saja bercanda hampir setiap saat dan setelah beberapa hari disana akhirnya aku dan keluargaku pulang ke rumah dan saat di perjalanan ternyata abiku salah jalan harusnya masuk ke tol tapi ternyata jalan beda jadi malah ke kota cirebon tapi alhamdulillah abiku tau daerah situ.

Setelah itu abiku mengantarkan adiknya dulu di daerah Cikarang dan saat sampai aku dan keluargaku diajak untuk istirahat dulu dan makan setelah shalat ashar kita melanjutkan perjalanan menuju Bogor dan setelah sampai di bogor aku segera sholat isya dan langsung tidur dan beberapa hari kemudian aku dan keluargaku pindah dari semplak ke parung saat di parung aku bertemu dengan Abdullah dan Taqi dan aku berteman dengan mereka berdua.

Dan setelah beberapa hari di parung kakakku harus pergi untuk belajar di Djogja kakakku diantarkan oleh abiku ke stasiun tapi aku tidak ikut untuk mengantarkannya dan setelah itu aku sudah tidak bisa bercanda lagi dengannya.

Dan saat pergantian tahun kakakku pulang dari Djogja tapi saat itu aku sedang tidak ada di parung aku lagi ada di rumah temanku dan aku bertemu kakakku saat kakakku datang ke rumah temanku dia datang hanya untuk mengambil laptop dan bertemu denganku setelah itu ia pergi ke rumah, masa liburan pun habis kakakku kembali ke Djogja dan diantar oleh kedua Orangtuaku dan aku kembali tidak mengantarkannya. Dan setelah beberapa hari kakakku sudah tidak betah lagi disana dan ingin pulang ke Bogor dan aku menjeput kakakku bersama abiku dan ka Fadlan di Stasiun pasar senen aku menuggu kakakku sampai ketiduran dan saat aku bangun pas benget keretanya pun datang setelah itu kita semua kembali pulang ke pesantren media saat di perjalanan abiku merasa ngantuk dan aku takut sekali abiku ketiduran saat sedang menyetir aku pun ngantuk tapi aku harus nemenin abiku, alhamdulillah abiku tidak ketiduran jadi semuanya sampai dengan selamat setelah sampai aku langsung pergi ke bedeng dan tidur keesokan harinya aku bisa bercanda lagi denganya.

(MUHAMMAD RAFI AL-HILALIY) KELAS 1 SMP

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    • Diantara banyaknya amalan hati, sabar salah satu yang sering

    • Hati itu rentan jatuhnya. Jatuh pada hal yang disebut

    • Bunyi notifikasi selalu terdengar. PING… PING… begitu. Rerata hape