Menceritakan Film Children Of Heaven

370 views

awal kisah, dimulai saat Ali sang kakak sedang memperbaiki sepatu adiknya Zahra. Setelah membetulkan sepatu adiknya, ia sekalian disuruh ibunya untuk membeli makanan dan kentang. Ali menaruh barang-barangnya di depan warung, selagi dia mengambil kentang. Tiba-tiba Datanglah tukang barang bekas.

“ pak, belehkah saya mengambil barang bekas- barang bekas anda.” Tanya tukang barang bekas kepada tukang warung.

“ tentu saja boleh.” Tukang barang bekas pun langsung mengambil barang-barang bekas milik tukang warung, dan juga mengambil kresek yang berisi sepatu Zahra. Saat Ali sudah selesai mengambil kentang, ia langsung membawa barang-barangnya. Tapi dia kaget melihat kresek sepatu adiknya sudah hilang. Diapun mencari-cari kresek tersebut sampai barang-barang dagangan tukang warung berjatuhan. Dia pun pulang ke rumahnya. Saat dia sampai di rumahnya, dia ditanya sama adiknya. “ dimana sepatuku?” Ali pun menjelaskan kepada Zahra apa yang terjadi pada sepatunya. Zahra ingin member tahu ayahnya soal sepatunya yang hilang. Alipun berjanji kalau dia akan meminjamkan sepatunya.

Saat Zahra di sekolah, dia sangat buru-buru ingin pulang, agar bisa bergantian sepatu dengan Ali. Zahra terus berlari untuk bergantian sepatu dengan Ali. Ali juga harus berlari karena dia sudah sangat terlambat.

Setiap hari mereka melakukan hal tersebut sampai ahkirnya saat Zahra berlari karna terlalu cepat, sepatunya pun terjatuh ke got. Dan ahkirnya basah. Diapun di marahi Ali karena sepatunya basah. Zahra pun ingin mengadukannya kepada ayahnya. Tapi karna dia baik, dia tidak jadi mengadu kepada ayahnya.

Lalu di sekolahnya Ali diadakan lomba lari, yang hadiah juara tiganya itu sepatu. Itu adalah kesempatan Ali untuk mendapatkan juara tiga.

Saat lomba dimulai, Ali berusaha dingan keras. Dan ahkirnya juara satu.

Saat ingin dipotret, Ali menangis karena ia ingin jadi juara tiga.

Sesampainya di rumah, ali dan adiknya di belikan ayahnya sepatu baru.

TAMAT

[Abdullah Musa Leboe, santri kalong, Pesantren Media]

cerita perjuangan Sepatu tanggungjawab

Penulis: 
author

Farid Abdurrahman, santri angkatan ke-1 jenjang SMA (2011) | Blog pribadi: http://faridmedia.blogspot.com | Alumni Pesantren MEDIA, asal Sumenep, Jawa Timur

Posting Terkait