Liwa, Eksotisme Lampung Barat

919 views

Liwa adalah kota yg indah dan bagus,di sana banyak pemandangan yang indah dan menarik.udara nya masih sejuk,dan belum tercemar.di kota liwa,yang membuat saya betah adalah,banyaknya  tempat untuk ber”rekreasi.contonya taman hamtubiu,di taman hamtubiu ada kolam ikan,dan ikan2 yg ada di kolam tersebut,sangatlah besar2.

Ketika saya masih bersekolah mts,hampir setiap hari saya bermain di taman tersebut.dan membeli (pur) makanan ikan,untuk di tabur2kan di kolam,bersama teman2,semasa mts.dan di taman tersebut,banyak tempat2 yg indah yg lainnya.

Kemudian ada juga makam pahlawan,di sana tempat2 peristirahatan pahlawan2 liwa.yang gugur ketika berperang di jaman belanda,pahlawan lampung  yang paling terkenal adalah raden intan.di makam pahlawan liwa,saya dan kawan2 sering bermain di sana.sekedar untuk berfoto-foto,ketika pulang sekolah atau pun ngabuburit di waktu sore.di sana ketika sore sangatlah rame.

Di liwa ada pegunungan seminung yang sangat indah bagus dan menarik,di liwa di kelilingi perbukitan yg tinggi,saya sangat menikmati pemandangan dan kesejahtera”an lampung barat.di sanalah tempat kelahiranku,tempat tinggalku,dan banyak kenangan yang tak terlupakan di liwa.

Di liwa juga ada pantai  yang namanya pantai krui,di pantai krui,banyak wisatawan asing yang berlibur di pantai krui.atau ber”rekreasi, dan ada juga yang bermain selancar. pantainya sangatlah indah dan bagus.sangat co2k untuk liburan bersama teman ataupun keluarga.setiap liburan sekolah,biasanya saya dan kawan2,bertamasya ke pantai.biasanya kami motor 1,bonceng 3.dan di liwa ada juga tempat tamasya yang enggak kalah bagusnya,yaitu danau ranau.

Danau ranau,adalah tempat wisata yang terkenal di lampung.saat liburan tempat wisata ini sangat ramai di kunjungi,harga tiket bila ingin masuk ke tempat wisata tersebut sangatlah murah,hanya 5000 saja,kita bisa masuk ke tempat tamasya tersebut.saya pun ketika liburan pernah ke danau ranau,bersama teman2  sewaktu mts,mencari kesenangan dan kegembira”an.di sana,tempatnya indah dan bagus.

Hasil bumi lampung barat adalah,kopi,lada,dan padi.dll,mayoritas penduduk lampung barat adalah orang lampung asli,orang padang dan orang jawa dan palembang dan medan.tetapi sangat akur dan suasananya sangat damai dan tentram,walaupun banyak suku yg berbeda.berbeda-beda tetapi tetap satu.

Makanan khas liwa adalah seruit,komposisi makanan seruit adalah:sambal mentah,dan terong,sawi,timun,selada dan kol,bahan2 sayurannya lalu direbus,kecuali timun sama selada tidak di rebus.bisa juga di tambahkan ayam goreng dan ikan goreng.lalu ada juga makanan khas liwa,yaitu gegudu,bahannya adalah pisang gandum panili dan gula,semua bahan di haluskan.lalu di buat bulat2 seperti bakso,tetapi ukurannya yg standar,lalu di goreng.kemudian ada yg namanya lemang.tiga itulah yg setahu saya makanan khas liwa.

Yg membuat daerah saya berkesan adalah,saya  hidup di lampung sejak kecil dan saya sangat cinta kpd lampung ,karena sudah sangat lama saya tinggal di lampung.walau pun saya orang jawa juga.

Kabupaten lampung barat,kota liwa,kampung pekon balak.

Kondisi saat ini lumayan bagus dari pada saat2 yang dulu.karena sekarang kota liwa sudah bersih dan sudah mempunyai jam kesmas.dulu sewaktu saya lagi di liwa,tidak ada jam kesmas dan kotannya sangat kotor,tapi sekarang sudah mantap

Bila saya sukses suatu saat nanti,saya akan mendirikan sebuah gedung yg bisa bermanfaat untuk penduduk liwa dan daerah yg lainya.bisa di pakai untuk pengajian,musyawarah,ataupun yg lainnya.

Jumlah penduduk lampung barat saya tidak tahu,dan tentang sejarah liwa saya tidak tau,karena saya aslinya orang jawa tengah salatiga.

Itulah sekilas tentang lampung barat,semoga lampung barat tambah maju dan sukses.

[Heri Pramono, santri angkatan ke-2, jenjang SMA, Pesantren Media]

Catatan: tulisan ini adalah sebagai bagian dari tugas menulis reportase tentang daerah asal santri di Kelas Menulis Kreatif, Pesantren Media

lampung liwa reportase

Penulis: 
author
Farid Abdurrahman, santri angkatan ke-1 jenjang SMA (2011) | Blog pribadi: http://faridmedia.blogspot.com | Alumni Pesantren MEDIA, asal Sumenep, Jawa Timur

Posting Terkait