Kristenisasi Terselubung

108 views

Rabu, 12 November 2014, seperti hari Rabu sebelum-sebelumnya, Pesantren Media kembali mengadakan diskusi aktual. Seperti pekan lalu, hari ini Ustad Oleh juga berhalangan untuk hadir di acara dikusi aktual.

Yang menjadi moderator kali ini adalah Shalahuddin Umar (2 SMA) dan Difa Raihan Habibi (2 SMP) dan notulennya adalah Cylpa Nur Fitriani (3 SMP). Diskusi kali ini membahas tema Kristenisasi Terselubung. Diskusi ini juga membahas tentang video yang dibuat oleh dua orang, yang isinya itu tentang sekelompok orang yang melakukan kristenisasi terselubung saat Car Free Day (CFD). Jadi mereka mensugestikan, supaya orang lain masuk ke agama mereka. Apa tanggapan dari masyarakat Indonesia mengenai kristenisasi yang terselubung ini. Apakah menolak atau bahkan ada yang mendukungnya? Kita temukan jawabannya di diskusi aktual kali ini.

 

Sesi Pertanyaan:

  1. Fahmi: Apakah ini perbuatan Ahok?
  2. Utsman: apa sikap kita terhadap kristenisai yang terselubung?
  3. Fadlan Adzim: kenapa orang2 yang menjadi korban dari program kristinesai mau aja diajak ikut program itu?
  4. Syahidan: apa solusi islam untuk mengatasi masalah ini?
  5. Abdul: apa hukumnya kalu kita menerima barang dari orang2 kristenisasi dan kita tidak tahu
  6. Salma: siapa orang yang ada di balik semuanya?
  7. Fath: Apakah mereka benar-benar menjadi orang Kristen, jika mereka masih pakai benda yang diberi dan tidak tahu, baca2 puisi
  8. Daffa: apa tanggapan pemerintah tentang kristenisasi yng etrselubung?
  9. Ela: apa yang harus kita lakukan sebagai santri pesantren media yang insya allah akan menjadi da’I melihat para misionaris semakin gencar melakukan kristenisasi
  10. Maila: apakah harus pembacaan syahadat khusus dalam shalat tadi ?
  11. Putri: bagaimana tanggapan masyarakat Indonesia yang mayoritas islam tentang kristenisasi ini?
  12. Rizki: itu termasuk dakwah bagi kaum kristen apa itu termasuk tindak pidana dalam hukum negara dan hukum islam?

Sesi Jawaban:

  1. Fahmi: Apakah ini perbuatan Ahok?

Sebagian besar santri menjawab bisa jadi, tapi ada juga yang menjawab nggak tau, wallahu’alam dan husnudzon

Fadlan Turi: Nggak tau soalnya belum ada kepastian dan belum ada informasi yang lebih jelas

 

  1. Fadlan Adzim: Kenapa orang-orang yang menjadi korban dari kristinesasi terselubung mau aja diajak jadi kristen?

Fathimah  : Mereka mau karena mereka tidak tahu

Anam: Sebenarnya mereka nggak mau dan mereka tidak tau kalau basisnya dari kristen atau gereja. Karena iming-imingnya biskuit, kalung, dll. Mereka cuma disuruh baca puisi, jadi mereka mau-mau aja. Seandainya mereka tau kalau itu masuk kristen, kayaknya mereka nggak mau. Karena mereka tidak tahu jadi mereka mau

Nisaa: Karena iming-iming, karena nggak tau, karena target mereka antara anak-anak, remaja ababil, lansia manula yang nggak gampang terhasut. Mereka punya target, jadi nggak semua orang menjadi target

 

  1. Abdul: Apa hukumnya kalau kita menerima barang dari orang-orang yang melakukan kristenisasi kalau kita tidak tahu?

Sebagian besar santri menjawab tidak apa-apa

Anam: Tidak apa-apa. Harusnya menyelidiki terlebih dahulu, jika ada pemberian-pemberian seperti itu sehingga kita bisa aman dari hal seperti itu

 

  1. Salma: Siapa orang yang ada di balik semuanya?

Maila: Orang misionaris

Via: Orang Kristen

Musa: Orang yang tidak menyukai Islam, orang kafir

 

  1. Fathimah: Apakah orang yang sudah membaca-baca puisi yang diberikan oleh orang yang melakukan kristenisasi itu menjadi orang kristen kalau tidak tahu?

Fadlan Turi: Kan nggak tau, kalau nggak tau nggak ada dosa

Rizki: Nggak murtad tapi dia dosanya karena mereka tidak mencari tau. Sama seperti kalau mengucapkan “Selamat Natal”, dikira itu tidak apa-apa, karena itu sudah menjadi hak pada mereka

Musa: Alangkah baiknya jaga-jaga, syahadat lagi aja

Nissa: Saran. Untuk menjawab pertanyaan ini tanya ke guru, ulama atau ke orang yang lebih tau

Ira: Kita harus tau penyebab seseorang dikatakan murtad

Via: Kalau misalnya dia nggak tau nggak masuk Kristen. Seperti yang di jaman Rasulullah SAW, waktu Amar bin Yasir disuruh untuk menghina Rasulullah. Dia sadar tapi dia tidak meyakini dalam hati. Asal tidak dari hati, dia tidak murtad

 

  1. Daffa: Apa tanggapan pemerintah tentang kristenisasi yang terselubung?

Anam: Pemerintah belum mengambil tindakan dan kemungkinan pemerintah tidak akan ikut campur urusan antar agama seperti ini

Ira: Karena negara ini pluralisme, menganggap semua agama benar. Nggak ada tindakan karena berlawanan dengan HAM

 

  1. Putri: Bagaimana tanggapan masyarakat Indonesia yang mayoritas Islam tentang kristenisasi ini?

Fadlan Turi: Benci

Via: Nggak terima dan secara nggak langsung menolak

Anam: Ada yang pro ada yang kontra. Nggak semua nolak, bahkan yang muslim tapi pluralisme berkomentar bahwa, jangan terprofokasi dengan isu ini, karena bisa memecah kerukunan beragama. Orang Islam juga ada yang mendukung kristen, apalagi yang munafik

Umar: Responnya benci jika ada yang melakukan kemaksiatan, tapi ungkapan kebencian mereka dengan ungkapan yang kasar

 

  1. Rizki: Kristenisasi itu termasuk dakwah bagi kaum kristen apakah itu termasuk tindak pidana dalam hukum negara dan hukum islam?

Anam: Sebenernya nggak, yang jadi permasalahan adalah karena mereka memaksakan. Bisa dimasukkan ke jalur hukum karena mereka menipu

Umar: Ada undang-undang  yang menyatakan bisa dihukum jika melakukan hal yg tidak menyenangkan. Mungkin itu bisa menjadi rujukan untuk mengancam mereka. Dalam hukum islam itu adalah tidakan yang salah karena telah merusak aqidah

Ira: Tidak ada aturan dalam sistem negara apakah itu bisa ditindak pidana. Kecuali jika mereka memaksa, menganiaya mungkin itu bisa diangkat ke jalur hukum. Tapi tentang melakukan pengkristenan itu tidak ada di dalam hukum pidana Indonesia. Dan sekarang pun, mereka melakukan kristenisasi secara perlahan, damai, tidak melakukan kekerasan

 

  1. Ela: Apa yang harus kita lakukan sebagai santri Pesantren Media yang insya Allah akan menjadi da’i melihat para misionaris semakin gencar melakukan kristenisasi?

Anam: Membuat video sepeti yang reporter buat, tapi kita membuat video supaya lebih menarik kita membuat video yang lebih ekstrim. Ketika ada yang diKristenkan, kita langsung cegah. Dibuat semenarik mungkinlah

Ihsan: Share video itu tadi sebanyak-banyaknya kepada teman-teman, saudara-saudara, supaya disharekan kembali, supaya makin banyak yang tau

Maila: Kalo misalnya langsung membuat video ekstrim,kita  langsung serang, itu nggak bisa juga karena belum tentu misionaris dan kalau asal tuduh kita bisa ditankap, dibunuh dan nggak ada yang meneruskan usaha kita untuk menyelamatkan orang Islam yang masih awam itu

Umar: Kita kasih tau, harus lebih berhati-hati. Kalau kita memakai benda-benda yang ada makna khusus bagi orang-orang kafir itu tidak boleh

 

10. Syahidan: Apa solusi Islam untuk mengatasi masalah ini?

Abdullah: Tegakkan khilafah

Umar: Sistemnya dulu yang diubah

Anam: Jangan mengejek Tuhan mereka, supaya mereka tidak mengejek Tuhan kita. Jangan terpancing emosi

Ira: Cepat atau lambat tegaknya khilafah adalah janji Allah. Usaha itu bisa dengan cara memperkuat aqidah, kemudian berdakwah. Berusaha untuk tidak mencela Tuhan agama lain. Kita juga memahamkan kepada orang lain, kalu perbuatan itu salah dan kita berusaha untuk memperbaiki kondisi umat. Karena umat Islam itu sekarang dicekoki dengan pemahaman yang kufur, liberal, demokrasi dan lain sebagainya.

Kesimpulan: Berhati-hati, mawas diri, jangan terpancing emosi, perbanyak ilmu pengetahuan dan sebagai kaum muslimin, kita harus saling mengingatkan.

 

[Cylpa Nur Fitriani, Kelas 3 SMP, Santriwati Angkatan ke-1 Jenjang SMP, Pesantren Media]

author

Cylpa Nur Fitriani | Santriwati Pesantren Media angkatan ke-2, jenjang SMP, kelas 3

Posting Terkait