Kisah Liburanku

39 views

Pada tanggal semua 12 September 2016 M atau 10 Dzulhijjah 1437 H, semua orang di dunia merayakan hari Idul Adha begitu pun denganku. Beberapa hari sebelum Idul Adha aku dan 2 temanku bersiap untuk pulang karena kami diberi izin liburan selama 1 minggu. Aku sendiri berangkat menuju Bandung hari Sabtu seusai ikut kajian tafsir, ditemani teh Fatimah dan teh Amilah aku diantar menuju terminal karena aku akan pulang naik bis.

Cukup mendebarkan karena aku baru pertama kali naik bis sendiri dan sudah lama aku tidak naik bis lagi, seingatku terakhir kali aku naik bis ketika kelas 1 SMP. Sekitar jam menunjukan pukul 10 lebih bis berangkat, selama perjalanan kulihat pemandangan kota Bogor dari balik kaca. Bis pun mulai memasuki tol, dan bis yang aku tumpangi terjebak di tol kira-kira 3 atau 4 jam karena macet.

Perjalananku berakhir di terminal Leuwi panjang, setelah itu aku dijemput oleh abiku meskipun sempat muter-muter di terminal. Besoknya, aku diajak ke masjid Trans Studio Bandung tapi bukan untuk bermain melainkan ada acara ‘One Hour With Al-Qur’an‘, dimana semua orang yang hadir mengkhatamkan 30 juz bersama-sama tentu saja semua mendapatkan bagian masing-masing, ketika registrasi di depan masjid aku mendapatkan juz 25 lembar ketiga.

Tidak hanya di Bandung, tapi diseluruh dunia juga melangsungkan acara yang sama secara serentak, namun di Indonesia hanya diselenggarakan di kota Bandung. Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heriyawan juga ikut hadir dalam acara tersebut. Tepat pukul 9, semua orang yang hadir di masjid TSB melantunkan ayat suci Al-Qur’an dalam waktu 10 menit, dan subhanallah 30 juz selesai dalam waktu 10 menit itulah salah satu hikmah dari berjama’ah ujar umiku.

Keesokan harinya, pukul 6 kurang aku bersiap-siap menuju masjid. Ketika aku mulai memasuki arena masjid, aku merasa agak canggung mungkin karena aku kurang terbuka. Setelah shalat, aku bergegas pulang karena perut ini mulai keroncongan hehehe..Sekitar pukul 8 aku disuruh umiku ikut ke masjid, karena belum punya kamera aku membawa handphone untuk mengerjakan tugas photograpy.

Sesampainya disana aku langsung bergerak kebagian penyembelihan tapi karena banyak laki-laki aku tidak bisa bergerak bebas, entah kenapa banyak anak laki-laki yang kegeeran gara-gara aku foto-foto, malah ada yang langsung bergaya tidak jelas. Akhirnya aku pergi menjauh, daripada nanti malah mereka yang ke foto (-.-) aku pun memilih memfoto kegiatan ibu-ibu, setelah merasa puas aku langsung kabur ke rumah hehehe.

Ketika hari Rabu, aku berangkat ke Sumedang bersama umi menuju rumah nenekku. Saat sampai aku langsung makan gulai pesananku (-v-) mumpung Idul Adha aku ingin makan gulai banyak-banyak apalagi kuahnya sampai banjir. Tapi di Sumedang aku tidak banyak kegiatan karena semua saudara abiku sudah pulang ke rumah masing-masing, dan hari itu juga umiku balik ke Bandung karena hari Kamis umiku mau jenguk adikku di Solo.

Aku di Sumedang sampai hari Jum’at sore, tapi aku juga senang karena tidak banyak kegiatan aku bisa seluncuran di internet tapi di selingi ngerjain tugas yang WOW hehehe, untuk tugas bahasa inggris saja aku sampai ‘mengobrak-abrik’ daftar lagu di laptop dan hpku, kemudian hp sepupuku dan berakhir searching di internet J tapi kuakui liburanku kali ini adalah yang pertama karena waktu SMP aku mondok di Nganjuk, Jawa Timur jadi tidak bisa pulang ketika Idul Adha.

Ditambah aku datang telat ke Pesantren Media karena umiku kejebak longsor di Tasikmalaya. Sejujurnya aku penasaran aku dapat sanksi apa. Oke, sekian kicauanku tentang liburanku terima kasih. [Zulfa Aulia Rosyadiah, santri kelas 1 jenjang SMA]

diary idul adha perjalanan pesantrenmedia santri

Penulis: 
author

Pesantren MEDIA [Menyongsong Masa Depan Peradaban Islam Terdepan Melalui Media] Jl. Seruni E-3, Laladon Permai, Ciomas BOGOR 16610. Telp: (0251) 8630166 Email: info@pesantrenmedia.com | Twitter @PesantrenMEDIA

Posting Terkait