Kalau Harga Bensin Jadi Naik

388 views

Pemerintah terkesan ragu-ragu dalam keputusan menaikkan harga BBM. Hal tersebut diungkapkan pengamat ekonomi , Drajat Wibowo. Drajat mengatakan, bahwa utang negara ini sudah mencapai 39,2 miliar dolar, itupun belum termasuk utang pemerintah.

Mengenai skema harga kenaikan, untuk premium akan naik Rp. 2.000, dari yang tadinya Rp. 4.500 menjadi Rp. 6.500. Sedangkan solar, akan naik Rp. 1.000, dari yang tadinya Rp. 4.000 menjadi Rp. 5.000. Dan pemerintah juga sudah menetapkan, bahwa BBM akan naik paling lambat pada tanggal 17 Juni 2013. (Sumber : id.berita.yahoo.com)

Lalu bagaimana jika harga BBM tetap dinaikkan? Yang pasti terjadi adalah rakyat di negara ini akan semakin menderita. Bukan cuma rakyat kalangan menengah kebawah yang akan menderita, tapi juga  seluruh rakyat kalangan manapun, karena ekonomi akan melemah.

Apakah ada keuntungan jika harga BBM tetap naik? Mungkin saja. Keuntungan yang terjadi adalah, rakyat akan mengurangi penggunaan BBM dan mungkin saja akan beralih menggunakan angkutan umum.

Namun kerugiannya jauh lebih banyak. Angkutan umum juga akan naik harganya, karena bensin mahal.  Selain itu, harga sembako juga akan mengalami peningkatan.  Sehingga rakyat akan  semakin menderita. Sudahlah harga BBM naik, eh harga sembakonya juga naik.

Di negara muslim,  sebenarnya semuanya bisa diatur oleh Islam, termasuk masalah BBM. Sehingga tidak ada ribut-ribut seperti sekarang ini. Karena BBM milik rakyat, maka semua rakyatnya pasti tidak akan menderita karena tidak ada kenaikan BBM. [Cylpa Nur Fitriani, santriwati angkatan ke-1, jenjang SMP, Pesantren Media]

Catatan: Tulisan ini bagian dari tugas “Membaca Fakta” di Pesantren Media

*gambar dari sini

membaca fakta opini pesantren media santri

Penulis: 
author
Pesantren MEDIA [Menyongsong Masa Depan Peradaban Islam Terdepan Melalui Media] Jl. Seruni E-3, Laladon Permai, Ciomas BOGOR 16610. Telp: (0251) 8630166 Email: info@pesantrenmedia.com | Twitter @PesantrenMEDIA

Posting Terkait