Islam Memandang Tahun Baru

591 views

Guys, Allah memang sayang dengan kita. Coba kalian bayangkan, jika tidak hujan mungkin kita sudah ikut  kemaksiatan yang baru saja kita alami semalam. Tentu, kalian tahukan maksudnya apa? Yupz, Tahun Baru. Semalam, kampungku ramai dengan suara petasan yang cukup keras. Sampai-sampai, aku yang saat itu sedang asik menonton tv kaget bukan kepalang. Apalagi ibuku, ibuku yang saat itu sedang mengaji di ruang tamu rumah, ikut terkaget juga.

Tahun Baru Bagi Remaja

Guys, jika boleh  Jujur, aku bingung dengan kondisi remaja saat ini, disaat orang-orang sedang sibuk mencari pahala untuk akhirat, justru mereka sibuk berbuat dosa yang tentu malah merugikan mereka. Agamanya saja islam, tapi kelakuan mereka malah tidak islami. Seperti misalnya masalah tahun baru. Memang sih, tidak semua orang islam itu tahu haramnya merayakan tahun baru. Tapi, mereka memiliki kewajiban untuk mencari tahu guys. Selain untuk keselamatan mereka, adapun untuk menjauhkan kita dari azab Allah.

Bisa juga dengan cara lain, jika mereka enggan mencari tahu. Kita wajib memberitahunya. Ingat guys, kita jangan emosi saat menyampaikannya. Kita harus menyampaikan kebenaran dengan sebaik-baiknya, tanpa menyakiti hati mereka. Mau mereka nerima atau tidak, yang pentingkan kita sudah menyampaikan.  Selebihnya, kita serahkan saja semuanya kepada Allah. Karena hanya Allah yang mampu membolak-balikkan hati mereka.

Oh iya guys, kalian pasti tahukan, dampak apa saja yang dihasilkan dari tahun baru tahun ini? Buanyak guys, petasan yang dengan mudah melahap rumah warga, ajang kemasiatan yang makin menjadi, kriminalitas meningkat, sampah yang menumpuk, dan sebagainya. Sedangkan untuk dampak positif, memangnya ada ya dampak positif dari merayakan tahun baru? Tentu ada, bagi mereka yang belum tahu haramnya tahun baru. Tapi bagi kita yang sudah tahu, nggak ada tuh dampak positif dari merayakan tahun baru. Yang ada malah menambah dosa kita bukan menambah pahala. Iyakan. . .

Maka dari itu guys, jangan sekali-kali deh kalian merayakan tahun baru. Dan ingat, jika kita melihat teman kita merayakan tahun baru, kita harus bisa menasihati dan memberi tahu mereka kalau itu salah.  Semangat. . [Novia Handayani, santriwati Pesantren Media, angkatan ke-1, jenjang SMA]

2014 islam remaja tahun baru

Penulis: 
    author
    Novia Handayani, santriwati angkatan ke-1, jenjang SMA | Alumni tahun 2014, asal Cimanggis, Jawa Barat

    Posting Terkait