Loading

Keadaan di daerah pedesaan memang sangat berbeda jika dibandingkan dengan keadaan di kota. Kalau di desa itu, udaranya masih segar, sehat. Cocok untuk menanam  berbagai macam jenis tumbuhan, dan memelihara bermacam-macam hewan ternak. Sedangkan jika di kota, udaranya gersang, tercemar polusi dan susah sekali untuk menemui tumbuhan.

Untuk mendapatkan tumbuhan yang hijau dan tumbuh besar, kita harus memberinya air secara teratur, yaitu pada pagi dan sore hari dan juga menempatkannya di tempat yang terkena sinar matahari. Seperti yang kulakukan pada hari Rabu (31/7), aku menyiram tanaman bayam yang ada di pot di depan rumahku.

Awalnya aku bingung, kok bisa ada tanaman bayam di dalam pot. Karena biasanya, aku melihat tanaman bayam ada di tanah terbuka, bukan di pot. “Tadinya, pot yang ada di depan rumah itu hanya berisi tanah liat saja. Namun, setelah disiram dengan air, beberapa hari kemudian tumbuh tanaman bayam dengan subur. Dan akhirnya, kami pun rutin untuk menyiramnya pada pagi dan sore hari. Sampai saat ini, tanaman bayam itu tumbuh semakin banyak dan sudah 2 kali dipanen dan kemudian dimasak menjadi sayur bening.” Jelas Ibu Dasiti, yang tak lain adalah mamahku.

Sampai saat ini, di rumahku, setelah makan buah, bijinya tidak dibuang semua. Tetapi dipisahkan beberapa biji, yang kemudian ditanam kedalam pot yang berisi tanah liat yang ada dirumahku. Bukan hanya buah-buahan saja, tapi ada sayur pare dan bawang putih.

Selain menanam tanaman, dirumahku juga memelihara ayam. Jenis ayam yang ada di rumahku adalah jenis Ayam kate. Jenis ayam yang satu ini memang bertubuh kecil. Tetapi, kita tetap bisa memanfaatkan daging, telur dan bulunya. Jika ayam itu berkembang biak dan tumbuh menjadi besar, kita bisa menjualnya ke pasar dan pasti akan mendapatkan keuntungan dari hasil penjualannya.

Nah, dari tanaman dan hewan, kita bisa mendapatkan uang jika kita mengelolanya dengan benar. Mulai dari merawatnya, memberinya makan, ditempatkan pada posisi yang benar dan diberi kasih sayang, kedua makhluk itu bisa tumbuh menjadi besar dan sangat menguntungkan.

Untuk kelanjutannya, tinggal kita yang berusaha untuk menjualnya ke pasar atau yang dekat dulu saja, ke para tetangga yang ada didekat rumah. Jika gagal, jangan pernah menyerah dan terus berusaha dalam menjualnya. Jika berhasil, ucapkan Alhamdulillah dan terus kembangkan usahanya hingga menjadi sukses. [Cylpa Nur Fitriani, santriwati jenjang SMP kelas 2 di Pesantren Media]

By Cylpa Nur Fitriani

Cylpa Nur Fitriani | Santriwati Pesantren Media angkatan ke-2, jenjang SMP, kelas 3

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *