“Gado-gado” Rasa

465 views

18/Agustus/2012

Kemarin sore adikku pulang lho! Senaang banget bisa lihat dia. Setahun lamanya nggak bertemu. Subhanallah dia tinggi banget deh, tapi  manjanya belum hilang ternyata.

Dan ada yang berubah juga, yaitu cara bicaranya kasar banget deh. Aku jadi sedih, apa aku gagal ya jadi kakaknya. Aku takut mamah kecewa.

Dia sekarang susah banget diaturnya, kerjaannya marah-marah terus, nenekku sering dibentaknya, senangnya main, pulangnya jam 10-12 malam.

Rencananya waktu di pondok, aku mau cek bacaan Al-Qurannya, ternyata ketika udah ketemu susah banget punya waktunya, susah banget liat dia diam di rumah.

Aku nggak tahu bagaimana aku mengembalikannya seperti dulu, aku pengen jadi anak yang sholih supaya bisa menolong kedua orang tuanya, aku pengen ketika sudah dewasa dia jadi pemimpin yang baik.

Sudah berbagai cara aku lakukan untuk membujuknya jangan seperti itu. Tapi aku gagal.Kalau aku pasrah salah nggak ya?

Nenekku sudah angkat tangan. Terus aku harus gimana? Kali ini aku Cuma bisa berdoa aja, supaya dia berubah jangan seperti itu, kasihan Mamah dan Apa.

Oh iya, malam nanti di kampungku takbiran. Aku masih bingung, besok lebaran nggak ya?Aku takut berbeda.Aku jadinya bingung.

Waktu tadi pagi juga, aku bingung sahur atau jangan.Tapi sahur sih akhirnya.

Gimana besok aja kali ya?

 

19/Agustus/2012

Tahu nggak sekarang aku lagi ngapain?Aku lagi siap-siap mau sholat id.Tentunya udah mandi dan sholat tahajud dan mengaji alQuran. Alhamdulillah aku senaang banget tahun ini sebagian besar sama lebarannya. Semalam aku dapat kabar dari Teh Ika, hari ini LEBARAN.

“Ya Allah terimakasih, Engkau mengiizinkan aku bertemu dengan hari yang Fithri ini. Sampai detik ini aku masih menginjakkan kakiku di bumi-Mu.

Sampaikan lagi umurku untuk bertemu Romadhon kembali Ya Allah…” Aamiin.

Alhamdulillah tepat pada pukul 02.35, aku khatam Al-Quran.Yang dari awal Romadhon aku membacanya dari awal kembali.

Memang sudah menjadi keharusan untukku sendiri, dari tahun ke tahun, setiap bulan romadhon aku harus meng-khatamkan Al-Quran minimal 1 kali.

Subhanallah senaaaang banget!

 

20/Agustus/2012

Ih nggak nyangka kemarin sudah merayakan idul Fithri, tapi kok nggak berbekas sama sekali. Kenapa ya?Aku merasa selalu ada yang hilang.

Kalau alasannya karena lebaran nggak ada orang tua, yam mau gimana lagi.Tapi rasa bukan karena itu.Aku tahu sih sebenarnya, tapi aku nggak mau menceritakannya.Biar hatiku dan Allah aja yang tahu.

Lagian aku pasti bawaannya pengen marah kalau menceritakan alasannya.

Oya aku lupa, kemarin keluargaku mengalami musibah, salah satu sanak saudaraku ada yang meninggal. Sedih banget, masalahnya aku dekat sama beliau, orangnya baik banget deh. Untungnya aku diberikan kesempatan untuk mengobrol sebelum beliau dipanggil oleh Allah, walaupun sambil nangis sih ngobrolnya.Soalnya lagi sakit sih, wajahnya sebelah bersih sebelah buruk rupa, penuh luka-luka gitu. Nggak tahu aku juga itu jenis  penyakit apaan. Kasihan banget deh.

Anehnya disaat seperti itu ada aja yang buat aku sebal.Masih sempat-sempatnya aku pengen marah. Habis… tahu ada sanak keluarga yang meninggal eh saudaraku malah santai-santai aja, bukannya cepat ke sana. Rumahnya juga kan nggak jauh, Cuma beda kampung.

 

21/Agustus/2012

Subhanallah… ramai banget. Ckckck…

Biasa, kayaknya tanda-tanda mau ada lomba nih. Enaknya gini nih rumah dekat masjid, bisa lihat keramaian yang ada. Heheh… maksudnya nggak usah nyamperin ke sana, cukup duduk manis di teras rumah menghadap ke arah utara-masjid. Ada panjat pinang, koin dalam buah kelapa, koin dalam tepung, dll.

Tapi kayaknya aku harus ke sana deh, kan harus difoto. Buat tanda bukti. Udah dulu ya… daaah..

 

22/Agustus/2012

Sedih rasanya tahun ini aku nggak puasa syawal, gara-garanya dari dua hari sebelum lebaran sampai saat ini aku sakit perut. Nggak tahu aku juga, ada apa dengan perutku ya?

Mau ke dokter, habis-habisin uang. Mending uangnya buat nanti di Bogor. Tapi emang aku malas sih pergi ke dokter, aku kan anti banget minum obat. Heheheh…

Kalau sakit gimana???? Ya diamin aja. Heheh…

Oya tadi pagi aku ke pantai, ke sawah, cari sungai yang bagus, (nggak nyambung ya?)Maksudnya cari pemandangan yang bagus, terus ke danau.Itu lho kerjain tugas fotografi.

Cukup melelahkan juga. Capeek anget deh. Tapi capeknya kalah dengan rasa senang.Subhanallah aku senang banget jalan-jalan seperti itu. Memang dari kecil aku tuh senang kalau jalan-jalan, apalagi lihat pemandangan.Rasanya bahagia banget lihat lukisan alam yang Allah ciptakan.Membuat diri semakin bersyukur.

 

24/Agustus/2012

Aku baru ingat nih, padahal dari kemarin-kemarin aku mau menceritakan ini, tapi lupa apa yang mau diceritakan. Tapi tenang aja, sekarang udah ingat.

Aku kecewa sepupuku nggak pulang. Malahan waktu lebaranpun nggak ada di sini. Emangnya nggak sedih ya lebaran jauh dari keluarga. Emangnya ngga mau ya ketemu sama aku. Aku kan puulang setahun sekali.

Masa libur sebulan penuh gitu aku nggak sempat ya ketemu sama dia. Heran.

Lagian ngapain sih kerja di situ, bukannya berhenti aja, pindah ke tempat kerja yang nggak menyusahkan dan hanya membuat  kita jauh dari ibadah yang wajib. Sebal aku!Astaghfirullahal ‘adzim.

 

25/Agustus/2012

Pantesan Kaffah nggak main ke rumahku, ternyata dia belum sembuh gara-gara waktu ziarah itu kehujanan. Aku kira sakitnya nggak berlarut-larut gitu. Kasihan. Aku juga jadi menyesal sempat su’uzhon. Astaghfirullahal ‘adzim…

Mungkin aku seperti karena aku kesepian. Di rumah aku nggak punya teman. Ada sih banyak. Cuma aku nggak mau temenan sama mereka, habis mereka hobinya nongkrong di pos ronda terus membicarakan lawan jenis, ditambah malam hari lagi. Aku kan nggak mau.

Aku banyak sih teman. Teman SMP, SD dan teman pengajian tapi nggak nyaman aja kalau bukan karena ada keperluan yang sangat penting.

Mending di rumah aja deh. Diam. Muslimah kan lebih mulia ketika dia tinggal di rumah. (pakai aja deh kata-kata ini-untuk membesarkan hati). Tapi emang benar kok.

 

26/Agustus/2012

Alhamdulillah, kata Kaffah, badannya agak mendingan walaupun belum pulih benar. Dia mau ke rumahku ba’da zhuhur nanti.

Rencananya aku mau memperlihatkan sesuatu sama dia, pasti dia senang deh. Sejak beelum pulang aku memang udah merencanakannya. Ceritanya hadiah. Supaya jadi pengetahuan buatnya. Apalagi sebentar lagi kan kaffah menikah. Pasti sesuatu itu sangat berguna buatnya.

 

27/Agustus/2012

Bingung. Mau cerita apaan ya? Perasaan hari ini nggak ada cerita yang penting deh buat diceritain. Tadi pagi seperti biasa aku mandi di tempat umum. Pulangnya langsung dijemur pakaian yang dicuci, terus beres-beres rumah samapi terlihat beres. Sholat zhuhur, nonton berita, tidur siang sebentar, terus mandi, sholat ashar. Tapi hari ini aku nggak bantuin nenekku masak. Soalnya waktu pulang mandi sore itu, nenek udah selesai masaknya.

Sekarang aku lagi menunggu adikku, belum pulang nih, padahal udah larut malam banget.

Padahal juga besok shubuh dia mau pulang ke yayasan, gimana kalau kesiangan ya? Masya Allah…

 

28/Agustus/2012

Aduh gimana ya? Aku belum sepenuhnya mengerjakan tugas berita. Itu sih televisinya kayak gitu. Udah dibenerin tapi kok malah ada semut-semutnya ya… terus tv one-nya malah hilang, metro tv nggak ada gambarnya. Chanel tv lain beritanya kebanyakan tentang pembunuhan, criminal deh pokoknya, terus beritanya yang nggak udah dipecahkan. Terus seminggu sebelum lebaran sampai sekarang kebanyakan beritanya tentang mudik terus.

Untung udah nyari berita di warnet. Tapi nyari berita di warnet banyak kendalanya juga.  Pertama koneksinya lambat, kedua nggak bisa diprint, ketiga pergi ke sananya (bingung harus naik apaan dan ditemenin sama siapa). Aku nggak dibolehin pergi sendiri sama uwa emis.

 

29/Agustus/2012

Kemarin diumumkan kalau di sini maksudnya hari ini ada e-KTP di kecamatan. Gratis. Sudah dipastikan pasti deh kampung ini sepi pada tumpah semua di sana.

Yang nggak buatpun pada ikut ke sana. Jadilah kampung sepi seperti tak berpenghuni.

Nggak ada masalah sih, pengen ngasih tahu aja. Heheheh…

Gini nih, kalau udah kebingungan apa yang mau diceritakan. Nggak punya cerita yang bisa diceritakan.

 

30/Agustus/2012

Tadi pagi aku di sms Umi Lathifah tentang tugas-tugasku. Yang buat aku bingung di sini nih, masalahnya ke warnetnya gimana ya?

Mana tugas cerpen dan laporan perjalanan lupa disimpen di mana, terus judulnya apa. Gimana ini?

Mungkin aku harus nulis dari awal lagi. Capek deh!

Padahal udah susah payah buatnya juga. Sampai mual-mual. Lebay! Heheh..

Udah dulu ah, mau sholat zhuhur, udah gitu ke warnet deh, ngirim tugas. [Ilham Raudhatul Jannah, santriwati Pesantren Media, Kelas 2 SMA]

Catatan: tulisan ini sebagai tugas menulis diary di Kelas Menulis Kreatif, Pesantren Media

diary menulis

Penulis: 
author
Pesantren MEDIA [Menyongsong Masa Depan Peradaban Islam Terdepan Melalui Media] Jl. Seruni E-3, Laladon Permai, Ciomas BOGOR 16610. Telp: (0251) 8630166 Email: info@pesantrenmedia.com | Twitter @PesantrenMEDIA

Posting Terkait

  • Ada sebuah keluarga yang kehidupannya serba cukup, apa-apa harus

  • MINGGU KE-1 Hari Kamis tanggal 31 Mei adalah hari

  • Design yang telah saya buat tepat pada hari raya

Tinggalkan pesan