Canda Tawa Dalam Islam

1408 views

maxresdefaultBagi kita, hidup tanpa adanya canda dan tawa itu pasti membosankan. Tapi masalahnya, apakah canda dan tawa yang kita lakukan itu diperbolehkan dalam islam. Berikut batasan-batasan canda dan tawa yang diperbolehkan dalam islam, menurut buku “Tawa-Tangis Para Nabi dan Orang-Orang Sholeh oleh : Bakr Muhammad Ibrahim”:

  1. Canda dan tawa itu boleh saja, asalkan dengan maksud yang baik. Bukan untuk mencela, mengejek, menghina, melecehkan dan mengolok sifat fisik orang lain.
  2. Dilarang berdusta saat bersenda gurau.

Nabi SAW mengingatkan:

“Celaka orang yang berkata dusta kepada suatu kaum untuk membuat mereka tertawa. Celaka dia! Celaka dia!” (HR. Ahmad, Abu Dawud, al-Darimi dan al-Hakim).

  1. Dilarang tertawa berlebihaan. Sebab, tawa yang berlebihan itu bisa memadamkan cahaya kalbu. Seperti sabda Nabi SAW berikut:

Siapa yang banyak tertawa, niscaya kewibawaannya akan berkurang.”

  1. Dilarang melakukan gurauan yang menakuti saudara muslimnya.

Seperti yang diriwayatkan oleh Abdurrahman bin Abi Layla, “Sejumlah sahabat berkisah kepadaku bahwa suatu kali mereka berjalan bersama Nabi SAW. Ada salah seorang di antara mereka yang terlelap tidur. Seorang sahabat lantas mengambil anak panah. Tatkala anggota rombongan yang mengantuk berat itu terjaga, dia kaget. Menyaksikan kejadian ini, Rasul SAW menasehati:

“Seorang Muslim tidak sepatutnya menakuti saudaranya.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud)

  1. Rasulullah lebih sering tersenyum daripada tertawa yang berlebihan.

Diriwayatkan oleh Jabir bin Samrah, “Nabi SAW adalah sosok yang banyak diam dan sedikit tertawa” (HR. Ahmad). Masih dari Jabir, “tawa beliau itu sebatas senyum saja” (HR. Ahmad dan al-Turmudzi). Ada juga riwayat lain yang menyatakan bahwa Rasulullah adalah sosok yang murah senyum. Berikut riwayatnya tersebut, Ibnu Abbas RA meriwayatkan bahwa Rasul SAW itu sangat murah senyum (HR. Ahmad). [Novia Handayani, santri angkatan 1, jenjang SMA, Pesantren Media]

canda islam tawa

Penulis: 
    author
    Novia Handayani, santriwati angkatan ke-1, jenjang SMA | Alumni tahun 2014, asal Cimanggis, Jawa Barat

    Posting Terkait