Agar Lebih Bahagia

106 views

Samudera berkata: “Aku bahagia,”

Kutanya padanya: “Mengapa engkau bahagia?”

Dijawabnya: “Karena tiap kehidupan, makhluk dalam diriku, bertasbih pada-Nya,”

Maka, aku berbisik kepada diriku: “Semoga aku mampu melebihi samudera, agar aku bisa lebih bahagia,”

Ya Allah, untuk lebih dekat pada-Mu, ada banyak hal yang harus kurelakan. Misalnya, film, drama, ending suatu cerita yang jika kutunggu tak apa, tapi bila kutinggalkan lebih utama. Memang tidak apa-apa melakukan sesuatu yang hukumnya mubah. Tidak akan ada dosa bila melakukannya. Tapi kupikir, memang lebih baik meninggalkannya. Dan menggantinya dengan amalan yang lebih bermanfaat. Berdzikir pada-Mu misalnya. Memang ringan. Hanya mengucap keagungan-Nya. Tapi berat sekali timbangannya. Dan tidak semua orang mau melakukannya.

Maka dari itu, Wahai Allah, mudahkanlah aku dalam merelakan hal-hal yang sia-sia bagiku. Dan menggantinya dengan yang lebih bermanfaat untukku. Sekaligus, tolong, istiqomahkan hatiku agar selalu berusaha ikhlas karena-Mu, takut pada-Mu, cinta pada apa-apa yang dicintai-Mu, benci atas yang dibenci-Mu.

Untukku: terimalah segala konsekuensi dari syahadat yang kau ucapkan. Penuhi hak Allah, dapatkan hakmu untuk lebih dekat dengan-Nya. Tidak apa lebih banyak merelakan, karena Allah akan memberikan balasan yang setimpal. Insya Allah. Aamiin…

Dengan semua ini, yakinlah, kau akan bahagia. Bahagia karena tiap saat berdzikir pada-Nya. Mengucap kalimat-kalimat yang insya Allah menenangkan, sekaligus membawa bahagia. Rutinlah melakukannya. Istiqomah. Insya Allah, siapapun, termasuk aku akan lebih bahagia.

Yakinlah, Allah selalu bersamamu.

 

willyaaziza (Santri kelas 2 SMA Pesantren Media)

bogor cerita cinta diary Inspirasi islam karya santri media menulis penulis willyaaziza perjalanan pesantren pesantren media pesantrenmedia remaja santri santri media santrimedia willyaaziza zadia zadia mardha zmardha

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan