#3 Bersabar dalam Belajar dan Belajar untuk Sabar

809 views

Para santri pasti sudah kenyang dengan petuah, nasihat, motivasi, dan semacamnya. Sudah biasa juga dengan teguran dan hukuman. Semua itu bagian dari sebuah proses untuk bersabar dalam belajar. Tak mudah memang meraih ilmu, sulit memang untuk menjadi lebih baik dari hari ke hari. Perlu tempaan agar bisa benar-benar mampu mencapai apa yang diinginkan. Perlu jatuh berulang kali lalu bangkit berulang kali pula untuk bisa tegak tak tergoyahkan menggenggam apa yang sudah diidamkan sejak lama.

Itu sebabnya, tak ada tempat bagi santri yang datang tanpa niat kuat. Ia akan mudah terpental, bahkan di perjalanan awal. Mungkin akan mencoba bersabar namun kurangnya niat tak sanggup menggapainya hingga ujung perjalanan. Amat disayangkan, sudah setengah jalan akhirnya tumbang.

Belajar membutuhkan kesabaran. Begitu pula sebenarnya kesabaran membutuhkan belajar. Keduanya berproses. Ada yang mudah menjalaninya, ada yang tetap merasa mudah menjalaninya meski sebenarnya sulit, ada juga yang tetap merasa sulit menjalaninya meski sebenarnya mudah. Itu semua ada di hati kita saat menjalaninya. Jika sejak awal dipikirkan bahwa itu akan berat, maka beban beratlah yang selalu menggelayuti pikiran dan hati kita. Seolah sudah tertutup semua kemungkinan akan kemudahan.

Namun, jika sejak awal kita sudah tawakal, itu seutama bekal. Dilanjut dengan ikhtiar semaksimal kita bisa, insya Allah apa yang sudah diniatkan untuk didapat akan lebih mudah menjalaninya. Bahwa akan ada halangan, itu sudah bisa diduga. Bahwa akan ada kesulitan, itu juga sudah bisa diprediksi. Itu sebabnya, seorang pembelajar sejati akan menganstisipasi apa yang kemungkinan terjadi dan mencari cara agar bisa mengatasi. Bukan lari meninggalkan gelanggang.

Semoga para santri Pesantren Media bisa tetap bersabar dalam belajar dan tetaplah belajar pula untuk senantiasa bersabar. Kalian mesti bersyukur sudah berada di pondok. Allah Ta’ala sudah mengarahkan kalian ke tempat ini untuk kebaikan kalian. Semua takdir Allah itu baik. Untuk kebaikan kita. Maka, berbahagialah dan bersyukur bisa sampai bersabar dalam belajar, setidaknya sampai sejauh ini. Semoga sampai lulus nanti dengan hasil terbaik sesuai harapan kalian. Jangan mudah menyerah. Ikhlaskan niat, maksimalkan ikhtiar, dan berdoa agar hasil terbaik yang bisa kita dapatkan. Semangat!

Salam,
@osolihin
Mudir Pesantren Media

guru inpirasi percikan sabar santri

Penulis: 
author
O. Solihin adalah instruktur kelas Menulis Kreatif, Pengenalan Blog dan Website, serta Problem Anak Muda di Pesantren Media | Menulis beberapa buku remaja | Narasumber Program Voice of Islam | Blog pribadi: www.osolihin.net | Twitter: @osolihin

Posting Terkait