#24 Program Observasi

80 views

Senin kemarin (16 April 2018), kami menerima kunjungan orangtua dan wali calon santri. Setelah melihat-lihat sekeliling pondok dan berbincang hangat seputar kurikulum dan pembelajaran di Pesantren Media, orangtua dan wali calon santri sangat berminat untuk menitipkan anaknya dan ponakannya tersebut belajar di pondok kami. Namun, bagaimana dengan anak dan ponakan mereka? Jawaban calon santri ketika ditanya masih menyisakan sedikit keraguan bagi kami. Maka, kami menawarkan program observasi sebagai sarana untuk mengukur calon santri tersebut apakah layak menjadi santri Pesantren Media, termasuk calon santri nantinya bisa mengukur diri apakah dirinya akan betah atau merasa cocok menjadi santri Pesantren Media.

Program observasi ini waktunya sesuai kebutuhan. Biasanya antara 4 hari hingga seminggu. Namun, karena calon santri ini punya banyak waktu luang, maka diberi kesempatan hingga maksimal 15 hari untuk beradaptasi dan bagi kami juga bisa menilai sejauh mana kelayakan calon santri yang bersangkutan. Bila dalam waktu seminggu sudah diketahui hasilnya, bisa langsung diberikan keputusan, tidak harus menunggu obersvasi hingga waktu maksimal yang dibolehkan untuk calon santri ini.

Apa yang dilakukan calon santri dan pihak pondok selama program observasi? Bagi calon santri diwajibkan mengikuti seluruh kegiatan harian di asrama dan proses KBM. Berkenalan dengan para santri di asrama dan guru-guru. Bahkan bila memungkinkan diberlakukan juga sanksi bila calon santri tersebut melanggar peraturan. Pihak pondok akan memantau pelaksanaan program observasi secara langsung atau melalui informasi yang didapat dari para santri, penanggung jawab asrama, dan juga para guru. Hasilnya akan diputuskan dalam rapat kelulusan.

Nah, bagi calon santri yang berminat belajar di Pesantren Media, tapi masih belum yakin alias masih ragu, bisa memanfaatkan program observasi ini. Berbeda halnya bagi calon santri yang sudah mantap dengan pilihan menjadi santri di Pesantren Media, tak perlu melalui program observasi. Langsung saja mengisi formulir pendaftaran dan menunggu jadwal wawancara.

Bagi calon santri yang diterima jadi santri di Pesantren Media, luruskan lagi niat dan mantapkan tekad untuk menjadi dai bidang media atau tenaga kreatif yang handal untuk mendukung dakwah melalui media. Bagaimana? Siap ya. Kami mencari yang terbaik untuk memberikan yang terbaik. Insya Allah.

Salam,
@osolihin
Mudir Pesantren Media

belajar bogor calon santri Inspirasi nyantri observasi pesantren media santri

Penulis: 
author
O. Solihin adalah instruktur kelas Menulis Kreatif, Pengenalan Blog dan Website, serta Problem Anak Muda di Pesantren Media | Menulis beberapa buku remaja | Narasumber Program Voice of Islam | Blog pribadi: www.osolihin.net | Twitter: @osolihin

Posting Terkait

Tinggalkan pesan